Humor Valentine

Waw, valentine membawa banyak masalah. Mulai dari coklat berkondom sampai ancaman keperawanan.  Bukan maen, ini bukan hari kasih sayang lagi. Tetapi hari pesta “seks”, keberatan ya ? ya saya ganti namanya hari “asik-asik”. Masih keberatan ? Namain sendiri aja.

Na, dari pada sakit kepala. Mendingan bekali putri atau ponakan gadis anda dengan rumus yang jitu untuk menangkal serangan brutal kaum pria. Kok brutal ? Ya kek traktor kalo udah ‘nepsong’, Buaya bercula satu !

Banyak tips sebenarnya, namun untuk seorang ibu, Mak Molen namanya. Mengajarkan putrinya, Si Upil, untuk menangkis serang lelaki hidung belalang dan belalai adalah suatu keharusan. Suatu hari mak molen memanggil anaknya

Mak Molen : Upil sini ! Ingat ya besok malam valentine. Kamu di rumah saja. Suruh pacarmu ke rumah. Mau sampai jam berapapun gak apa-apa, yang penting di rumah.
Upil : Kok Begitu mak, gak seru lagi !
Mak Molen : Ga Seru apaan ? Mau hamil kamu ?!
Upil : Gak mak. Lalu saya disuruh ngapain ?
Mak Molen : Kamu pernah naik kereta, dari Jakarta ke yogya kan ?
Upil : Pernah, tapi lupa !
Mak Molen : Pokoknya , anggap saja tangan pacarmu itu Kereta. Jika kereta menyentuh tanganmu kamu teriak Jakarta, jika kereta berjalan sampai pipi kamu harus teriak cirebon dan seterusnya ! Paham ?!
Upil : Iya Mak. Paham !

Malam valentine pun tiba, si upil sudah berdandan rapih menunggu sang pacar bertandang ke rumahnya.  Malam sudah semakin larut, mereka berdua asik ngobrol di  teras belakang rumah. Tanpa sepengetahuan mereka mak Molen terus mengintip mereka dari kejauhan. Karena melihat mak Molen sudah masuk ke kamarnya, si pacar memulai aksinya. Tiba-tiba terdengar teriakan si upil

Upil : Aduh ! Jakarta
Pacar : Kenapa sih ?
Upil : Gak papa, kata mak begitu

Mak upil dari kejauhan mendengar teriakan si upil, dia berpikir masih aman. Beberapa saat kemudian dia mendengar lagi teriakan si upil.

Upil : Hmm ! Cirebon
Pacar : Apa-apan sih ?
Upil : Itu ajaran si emak.
Mak upil : (dari kejauhan merasa masih aman-aman saja)
Pacar : Lalu kalo saya cium bibir kamu, apa yang kamu teriakin ?
Upil : Purwokerto
Pacar : Oh begitu

Beberapa saat kemudia terdengar terakan si upil

Upil : Purwokerto ! Porwokerto Asik ! Purwokerto
Mak Upil : “ah wajar saja, sesekali. Tapi harus saya awasi!” Pikirnya

Karna beberapa saat terdengar sepi, mak molen pun sempat terlelap. Bangun-bangun dia sadar anak gadisnya sedang pacaran di luaran. Segera saja dia berteriak

Mak Molen : Udah Sampai Mana ?
Upil : (diam)
Mak Molen : Upil !!!!!! Sampai Mana ?
Upil : Keliling pulau jawa mak, asikkkkkkk !

Saking bingungnya, mak Molen langsung memanggil putrinya

Mak Molen : Upil ! Kamu ke sini !
Upil : (Dengan baju yang kusut menghampiri ibunya) Ya mak ?
Mak Molen : Kenapa Kok keliling pulau Jawa ?
Upil : Kata emak, keretanya dari Jakarta ke yogya doang
Mak Molen : Lalu ?
Upil : Keretanya udah sampai Surabaya, balik lagi ke Jakarta terus lagi ke Bogor terusss ….
Mak Molen : $%@#*#()#()*#*)*# Terus……… terus……….. *pletak !!!!

Posted on Februari 10, 2012, in just share. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: