Ogoh-Ogoh dalam Rangkaian Perayaan Nyepi

MdK16

Apa itu ogoh-ogoh ? Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi keempat mendefinisikan ogoh-ogoh sebagai patung yang terbuat dari bambu, kertas, dan sebagainya yang berbentuk raksasa dan lain-lain yang diarak keliling desa pada hari tertentu (biasanya sehari menjelang Nyepi). Sebagaimana telah dijelasksan, Hari Raya Nyepi selalu didahului oleh prosesi pengrupuk. Pengrupukan selalu ditunggu oleh masyarakat terlebih oleh anak-anak muda karena di malam pengrupukan akan diarak ogoh-ogoh keliling desa dan keliling kota diiringi gambelan bleganjur, kentogan dan muda mudi yang ikut mengarak dengan membawa obor.
Ogoh-ogoh ada sekitar tahun 1980-an. Penggagasnya disebut-sebut adalah mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra yang juga merupakan tokoh budayawan Bali. Ogoh-ogoh dilambangkan sebagai sifat buruk dalam diri manusia, kebencian, keserakahan, kemabukan, iri hati, ketamakan, loba yang mengkristal selama satu tahun . Setelah diarak, ogoh-ogoh itu akan dibakar/ dimusnahkan sebagai simbol penyucian sifat-sifat buruk manusia. Dan, di tahun yang baru, diharapkan terlahir kembali, bersih, dan selalu berbuat Dharma…

Lihat pos aslinya 134 kata lagi

Posted on Maret 4, 2014, in aLL categories. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: